Translate

Powered by Blogger.

Pacaran yang belum saatnya

Assalammualaikum wr.wb

Jumpa again bareng ane Tian seorang ikhwan muda yang punya sejuta impian buat masuk surga :)

Kali ini ane mau bahas soal pacaran ya sob, kalian pasti tau lah arti pacaran, Yap,  hubungan mesra antar lawan jenis sebelum jenjang pernikahan, akh.... pokonya kalian paham lah mengenai pacaran. :)
Pacaran Dimasa sekarang lebih banyak Di artikan sebagai pelampiasan Dari rasa rindu terhadap yang dicintainya sob, Namun, pada hakikatnya pacaran zaman sekarang adalah upaya pelampiasan keinginan nafsu seksual yang tertunda, coba deh lihat anak zaman sekarang kalau pacaran,
Waduh waduh..

Belum waktunya sudah berani "main embat" Dari mulai dahi menuju pipi, dari pipi berlanjut ke bibir, dari bibir berlanjut ke leher, Nah... Dari leher berlanjut ke wilda (wilayah dada) hihihi
Naudzubilah min dzalik, apa gak parah ini?!!!

Masa belum waktunya udah berani coba-coba, ending-endingnya terjadi kehamilan tidak di inginkan , Nah salah siapa kalau sudah seperti ini? Bubur sudah jadi nasi, Gimana coba? Boleh jadi kalau kita gak gak hati-hati, kejadian seperti ini akan menimpa kita. Nggak mau kan?
Nah, kalau imbasnya sudah semacam ini, lalu apa enaknya pacaran? Takut gitu kalau di bilang jomblo, Takut gak laku, atau cuma karna ikut-ikutan?
Tenang.....! Ane juga jomblo kok , hihihihi  toh jodoh itu sudah ada yang mengatur sob.

"Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga"
heheh mungkin lagu ini kali yah yang membuat seorang salah kaprah, termasuk ane sob heheheh. Pokonya hidup tanpa cinta, hidup akan terasa hampa deh tidak ada semangat hidup di dalamnya.
Heeee..  kalau soal cinta, Allah sendiri tidak melarang soal cinta , justru Allah menganjurkan  hambanya untuk kenal CINTA . Asalkan cinta kita tidak melebihi cinta kita kepada-Nya
Karena Allah lah sang Maha cinta atas segala sesuatu.

Lalu mengapa Allah melarang kita pacaran? Sedangkan Allah sendiri menganjurkan kita untuk mengenal soal cinta?
Hehhehe.. kalian pasti tau lah apabila ada seorang pemuda yang menaiki sepeda motor turun dari gunung, lalu tiba-tiba remnya mendadak blong. Kira-kira apakah ia akan selamat?
Nah... begitu pun sama  halnya dengan pacaran, Apa yang akan terjadi apabila ada seorang ikhwan dan akhwat berduan atas dasar suka sama suka. Kira-kira apa ya yang akan terjadi?

So.. intinya Allah melarang kita untuk pacaran, karena pacaran itu akan menjerumuskan kita kepada kemaksiatan.
Dan kalau urusan soal cinta , disini Allah sendiri tidak melarangnya dalam hal itu. Asalkan cinta kita tidak dilampiaskan lewat pacaran. Baca juga tauruf versi tian Agata
BERSAMBUNG..............

Tag : catatan
8 Komentar untuk "Pacaran yang belum saatnya "

pengalaman idup y sob?
wah parah lu

pengalaman idup y sob?
wah parah lu

Benar tuh sob apa yang sob bilang.. Btw pepatahnya tuh memang udah berubah ya sob.? -_-
seingat ane yang ane pelajari dari sd tu nasi udah menjadi bubur,,,

Good article, pacarannya setelah merit aja gan...

pacaran itu nggak enak sob.. tapi kalo buat semangat belajar nggak papa :v

Sama aja gan.... yg pasri harus nikah dulu ya.... baru pacran :D

Hrheheh.... jadi harus hati2 ya sob... musuh terbesar ikhwan ya cuma akhwat

Heherr... makasih gan.. udah mampir..

Back To Top