Jodoh memang misteri.yach akupun sepakat dengan hal itu. Karena rangkaian hidup ini adalah sebuah misteri panjang. yang tak pernah ditebak secara akurat oleh siapa pun.
Termasuk salah satunya adalah jodoh.
Termasuk salah satunya adalah jodoh.
Sebagai manusia biasa.
Jatuh cinta.tertarik pada seseorang dan lahirnya emosi-emosi tertentu seperti cemburu,rindu,malu dan sebagainya adalah hal yang sangat wajar.
Jatuh cinta.tertarik pada seseorang dan lahirnya emosi-emosi tertentu seperti cemburu,rindu,malu dan sebagainya adalah hal yang sangat wajar.
Aku pun demikian. Sebagai manusia normal aku juga pernah jatuh cinta dan meredam harapan pada seseorang.
secara logika aku sangat paham dan sangat mengerti bahwa tak ada yang pasti pada hari esok termasuk apakah nantinya jodohku adalah dia yang kuharapkan atau orang lain.
Namun terkadang pikiranku sukar berubah. Maklum, aku hanyalah seorang ikhwan yang sangat labil, bahwa menurutku jodoh itu bisa dihitung secara matematis.
Bahwa peluang sesorang yang kita cintai menjadi jodoh kita adalah 50 % dan peluang untuk tidak berjodoh kita pun 50 % . Nah. Oleh sebab itu terkadang seseorang sering memelihara harapan pada seseorang yang dicintainya, meski kita tau bahwa si dia tak menjamin jodoh kita kelak.
"AKU TAK BISA MELUPAKANNYA"
"AKU TERLANJUR SAYANG AMA DIA"
"AKU TIDAK BISA HIDUP TANPA DIA"
"AKU....... KANGEN SAMA KAMU"
"AKU TERLANJUR SAYANG AMA DIA"
"AKU TIDAK BISA HIDUP TANPA DIA"
"AKU....... KANGEN SAMA KAMU"
Kalimat semacam ini yang kini membuat lemah hati dan perasaan.
Bila mencintai terlalu mencinta hingga tak rela kehilangan, Berlebihan dan hanya dialah satu-satunya.
Apakah memang kudu begitu??
Bila mencintai terlalu mencinta hingga tak rela kehilangan, Berlebihan dan hanya dialah satu-satunya.
Apakah memang kudu begitu??
Cinta itu masih mentah bagi kita. Terutama untuk seseorang yang masih belum halal. Tidak ada jaminan dia akan menjadi milik kita. Kalau sebatas berdoa tidak ada persoalan. Tapi kalau sudah merasa si dia adalah hidup dan mati kita. Itu namanya berlebihan.
Perjumpaan yang tak sengaja. Pertemuan yang tak direncankan, Dan pandanganyang mencuri-curi menjadi sebab munculnya paras indah dimata kita. Memang sih biasa saja itu semua kesalahan kita. Semoga Allah mengampuni dan memaafkan atas kekhilafan itu.
Akhirnya hati pun yang tak kuasa untuk menanggung beban. Dahsyatnya fitnah rindu pada bayangan yang melelehkan hati dan pikiran.
Hemzzzz...
Sementara hati terus bergebu,mengipas hati yang menggemuruh dikalbu.
Hemzzzz...
Sementara hati terus bergebu,mengipas hati yang menggemuruh dikalbu.
Hanya ada lantunan bait doa yang indah untuk dia yang masih jauh tersentuh. Tak mungkin hati akan menyentuhnya karena dia bukanlah sosok halal untuk ku.
Ohhh hayati....
aku kangen sama kamu :)
aku kangen sama kamu :)
Meski aku tau engkau bukanlah orang yang pas untukku..
Tapi aku akan menunggumu .
Aku kagum akan dirimu.
Semoga Allah senantiasa pertemukan aku dengan dirimu..
Tapi aku akan menunggumu .
Aku kagum akan dirimu.
Semoga Allah senantiasa pertemukan aku dengan dirimu..
Sudah lama kita tak bersua.
Aku kangen sama kamu :(
Aku kangen sama kamu :(
Makasih udah mengunjungi artikel ane
Maaf kalo dari segi penulisan masih jelek, soalnya aku masih pemula. :)
Maaf kalo dari segi penulisan masih jelek, soalnya aku masih pemula. :)
Tag :
catatan
4 Komentar untuk "Menunggu yang pasti"
cie cie resahnya dapet nih
kangen kali sama si indro itu
Hihihi makasih ya bang
Wkwkwkwkwk
Hihihi makasih ya bang